Kamis, 19 Mei 2022 | 12:59 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Ports
Jumat, 14 Januari 2022 15:26

Pecah Rekor! Kapal Raksasa MV MSC Tianshan Sandar di Terminal 3 IPC TPK

Translog Today
(IPC TPK)

JAKARTA -

IPC Terminal Petikemas/IPC TPK memecahkan rekor pelayanan kapal terbesar sepanjang sejarah IPC TPK beroperasi dan Terminal 3 Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta.

Kapal MV MSC Tianshan dengan panjang (LOA) 334 meter tersebut sandar di Terminal 3 IPC Terminal Petikemas. Hampir 2.000 petikemas (empty container) berukuran 40 feet dibongkar dari kapal tersebut untuk membantu mengatasi kelangkaan petikemas dalam menunjang ekspor produk-produk Indonesia. 

MV MSC Tianshan merupakan kapal milik pelayaran Mediterranean Shipping Company yang memiliki kapasitas 8.500 TEUs. Kapal tersebut bertolak dari Middle East ke Jakarta, Indonesia.  

“Kami sangat mengapresiasi kedatangan MV MSC Tianshan di dermaga Terminal 3 Tanjung Priok IPC TPK. Ini berkat kerja sama dan support yang baik dengan Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan serta Pelayanan Kapal Pelindo Regional 2 Tanjung Priok maupun Pelindo Pusat maka Kapal dapat bersandar dengan baik," ujar David Sirait Direktur Komersial & Pengembangan Bisnis IPC TPK, Kamis (13/1/2022).

Dia mengatakan IPC TPK akan terus mengoptimalkan pelayanan agar lebih banyak lagi kapal besar yang sandar sebab merupakan langkah strategis bagi perseroan dalam mengawali tahun 2022. 

Sejak akhir tahun 2021 lalu, tutur David, perdagangan dunia dirundung krisis kelangkaan petikemas tidak terkecuali di Indonesia.

Tidak hanya kegiatan ekspor yang terdampak, kelangkaan petikemas berpotensi menganggu upaya pemulihan ekonomi Indonesia. Bongkar muat petikemas yang dibawa kapal MV MSC Tianshan diharapkan dapat menjadi solusi atas tingginya permintaan oleh para eksportir Indonesia. 

“Kami berharap sandarnya kapal MV MSC Tianshan dapat berkontribusi pada peningkatan produktivitas logistik, dan mengatasi krisis petikemas di Indonesia. IPC TPK akan terus mendukung pemerintah untuk menekan biaya logistik dan meningkatkan perekonomian nasional,” tutup David.  (hlz/hlz)


Komentar