Minggu, 28 November 2021 | 03:12 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Airlines
Jumat, 22 Oktober 2021 19:58

Pertemuan Tingkat Menteri Anggota ICAO Adopsi Gagasan Indonesia soal Strategi Manajemen Risiko

Translog Today

JAKARTA - Pertemuan Tingkat Menteri anggota Organisasi Penerbangan Sipil Dunia (International Civil Aviation Organization/ICAO) tentang Covid-10 Tahun 2021 menyepakati sejumlah upaya pemulihan dan ketahanan penerbangan sipil global.

Salah satu isi deklarasi memasukkan gagasan Indonesia, yang menginginkan adanya penyelarasan strategi manajemen risiko antar negara anggota ICAO, agar pemulihan dapat dilakukan dengan aman dan turut mendukung kebangkitan ekonomi secara global.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyambut baik hasil kesepakatan bersama para anggota ICAO tersebut dalam upaya bersama memulihkan penerbangan sipil global akibat pandemi Covid-19.

"Kami mendukung diadopsinya Deklarasi Tingkat Menteri sebagai hasil dari pertemuan ini. Deklarasi ini merupakan upaya kita bersama untuk pemulihan dan ketahanan penerbangan sipil global," ujar Menhub yang hadir secara daring memberikan sambutan penutupan ICAO High Level Conference on Covid-19 (HLCC) 2021, Jumat (22/10).

Dia berharap deklarasi tersebut dapat menjadi katalis bagi negara anggota untuk menyelaraskan pelaksanaan pemulihan penerbangan global, dengan mempertimbangkan kondisi unik dari masing-masing negara.

"Pertemuan ini diharapkan membawa hasil positif, dalam bentuk komitmen global, untuk pemulihan penerbangan sipil baik nasional, regional, maupun global dengan aman dan efisien," ujarnya.

ICAO HLCC berlangsung pada 12 - 22 Oktober 2021, diikuti oleh Negara ICAO sejumlah 129 Negara, dengan total 1574 delegasi peserta. Acara juga diikuti Organisasi Internasional (OI) sebagai Observer sejumlah 38 Organisasi dengan 196 delegasi peserta.

Tujuan Konferensi ini adalah untuk mencapai konsensus global dalam upaya pemulihan penerbangan yang aman dan efisien dari krisis Covid-19, dan membangun landasan untuk memperkuat ketahanan dalam penerbangan dan membuatnya lebih berkelanjutan di masa depan.

Sebelumnya, Menhub telah menyampaikan sambutan pada saat pembukaan kegiatan ICAO HLCC pada 12 Oktober 2021 lalu.

Pada kesempatan tersebut, Menhub menyampaikan, keikutsertaan Indonesia pada pertemuan internasional ini diharapkan dapat menyuarakan hal-hal strategis, terkait penanganan penerbangan sipil di masa pandemi. Harapannya, ada tindak lanjut dari ICAO, dalam bentuk kertas kerja (working papers).

Dia juga menyampaikan bahwa Indonesia mengajak anggota ICAO saling bekerja sama untuk mengatasi pandemi dan sektor transportasi udara harus bangkit kembali, bahkan harus lebih kuat dari sebelumnya.

Pada acara ini, delegasi Indonesia dari Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub telah menyampaikan 3 kertas kerja dengan judul Airport Emergency Planning, Assistance to Aircraft Accident Victims and Their Families dan ATM Contigency Measures and Recovery During Covid 19.

Selain itu, delegasi Indonesia juga menyampaikan 6 Information Papers yang diunggah oleh ICAO pada situs resmi HLCC 2021. (hlz/hlz)


Komentar