Kamis, 16 Juli 2020 | 00:24 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Ports
Senin, 18 Mei 2020 11:38
Dampak Covid-19

IPC: Hingga April, Arus Peti Kemas di Pelabuhan Tanjung Priok Relatif Stabil

Translog Today
(IPC)

JAKARTA -

Hingga April tahun ini, arus peti kemas (throughput) di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta mencapai 2,12 juta TEUs, meningkat 550.000 TEUs dibandingkan dengan data bulan sebelumnya.

“Tren trafik peti kemas di Tanjung Priok relatif stabil dimana dampak dari pandemi Covid-19 terhadap arus barang relatif rendah, berkisar 4%-5%,” kata Direktur Utama PT Pelabuhan Indoneia II (Persero)/IPC Arif Suhartono, Senin (18/5).

Dia mengatakan, turunnya arus peti kemas di Tanjung Priok pada Januari-April 2020 menunjukkan aktivitas ekspor dan impor Indonesia dengan beberapa negara mitra dagang utama, seperti China, Jepang dan Amerika Serikat masih mengalami perlambatan.

China masih menjadi kontributor utama arus peti kemas internasional di pelabuhan tersibuk di Indonesia itu.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik menyebutkan bahwa kinerja ekspor Indonesia pada April 2020 mencapai US$12,19 miliar atau turun 7,02% dibanding bulan yang sama 2019. Adapun nilai impor Indonesia April 2020 tercatat US$12,54 miliar, turun 18,58% dibandingkan April tahun lalu.

“Dampak wabah Corona menjadi tantangan dalam pemulihan perekonomian nasional, dan juga global. IPC siap menjaga kelancaran arus ekspor impor nasional,” kata Arif.

Sejak kuartal pertama 2020, IPC telah merespons pandemi Covid-19 dengan menerapkan prosedur kesiapsiagaan dan pencegahan di seluruh lini operasional. Hal ini sebagai upaya dan komitmen IPC dalam menjaga kelancaran logistik.

“Kami terus menjaga agar operasional dan pelayanan jasa kepelabuhanan dapat tersedia dengan baik dan efektif di seluruh terminal, sehingga setiap kapal dapat terlayani sesuai dengan jadwal kedatangannya tanpa terganggu pembatasan aktivitas masyarakat secara umum,” ujarnya. (hlz/hlz)


Komentar