Rabu, 12 Agustus 2020 | 10:04 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Airport
Senin, 18 Mei 2020 21:32
Dampak Covid-19

Angkasa Pura II Siapkan Protokol The New Normal di Bandara

Translog Today
(AP II)

JAKARTA -

PT Angkasa Pura II (Persero) menyiapkan protokol guna mengantisipasi skenario The New Normal di tengah pandemi global Covid-19, sesuai arahan Menteri BUMN Erick Tohir.
 
Perseroan telah menetapkan Task Force Penanganan Covid-19, dan segera merumuskan Protokol Penanganan Covid-19 terkait tiga aktivitas kebandarudaraan yaitu Operasional, Pelayanan dan Komersial, selain juga proses bisnis di internal misalnya keputusan karyawan bekerja dari rumah atau kantor. 
 
“Sesuai arahan Menteri BUMN, setiap BUMN termasuk Angkasa Pura II diminta mempersiapkan protokol guna mengantisipasi The New Normal di tengah Covid-19 sejalan dengan bidang usaha masing-masing,” kata President Director Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, Minggu (17/5).
 
Dia menegaskan implementasi protokol The New Normal tersebut bergantung pada keputusan resmi pemerintah atau Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.
 
“Protokol The New Normal BUMN memperhatikan penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan diberlakukan jika ada keputusan resmi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 atau dari pemerintah. Belum ada tanggal pasti pemberlakukan protokol ini, baik mengenai kapan karyawan harus kembali bekerja dari kantor serta kriteria siapa saja yang harus bekerja di kantor,” ujar Awaluddin. 
 
Lebih lanjut, dia mengatakan protokol The New Normal di lingkungan kebandaraan akan lebih mengedepankan layanan dengan teknologi informasi dan memperhatikan physical distancing
 
Misalnya, tutur Awaluddin, personel Angkasa Pura II di bandara akan dilengkapi seragam khusus atau APD, kemudian sistem biometrik bisa saja digunakan kaitannya dengan pelayanan, keselamatan dan keamanan penerbangan.

“Lalu kepada maskapai dan penumpang akan diarahkan untuk lebih menggunakan self check in kiosk, mobile check in dan web check in, dibandingkan dengan datang ke konter check in,” ujarnya. 
 
Di samping itu, protokol The New Normal akan menyentuh aktivitas tenant komersial misalnya adanya kewajiban bagi tenant untuk menyediakan hand sanitizer, dan diarahkan untuk menerapkan transaksi secara nontunai (cashless) menggunakan kartu atau dompet elektronik, serta menerapkan prosedur physical distancing
 
Awaluddin menuturkan timeline implementasi protokol The New Normal ini akan diajukan kepada Kementerian BUMN pada 25 Mei 2020. 
 
“Yang jelas, kami siap mengantisipasi skenario The New Normal karena memang sudah sejak 4 tahun terakhir ini pengembangan bandara-bandara Angkasa Pura II mengarah ke digitalisasi untuk mewujudkan Smart Digital Airport di Indonesia,” tambahnya. 
 
Angkasa Pura II merupakan BUMN yang bergerakan di dalam bidang pelayanan jasa kebandarudaraan. Saat ini perseroan mengelola 19 bandara di Indonesia. 
 
Saat ini Angkasa Pura II juga telah melakukan sejumlah penyesuaian operasional sehingga seluruh bandara perseroan tetap beroperasi guna mendukung berbagai program mengatasi Covid-19. 
(hlz/hlz)


Komentar