Rabu, 12 Agustus 2020 | 14:01 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Ports
Kamis, 26 Maret 2020 11:25

Pelindo IV Pastikan Operasional di Terminal Peti Kemas Makassar Berjalan Normal

Translog Today

MAKASSAR - PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) memastikan seluruh operasional bongkar muat barang di Terminal Petikemas Makassar (TPM) tetap berjalan seperti biasa, meskipun wabah virus corona merebak di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Direktur Utama Pelindo IV Farid Padang mengatakan walaupun saat ini virus corona sedang mewabah, tetapi kegiatan operasional utamanya bongkar muat barang di pelabuhan tetap berjalan normal.

“Kami bekerja sama dengan Otoritas Pelabuhan, Kantor Imigrasi dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk melakukan pemeriksaan nakhoda kapal serta seluruh penumpang dan Anak Buah Kapal (ABK), sebelum melakukan sandar kapal di pelabuhan,” katanya, Senin (23/3).

Direktur Operasi dan Komersial Pelindo IV Riman S. Duyo menambahkan bahwa pihaknya selalu siap melayani setiap kunjungan kapal yang masuk maupun keluar dari pelabuhan.

“Hanya saja kami tetap menerapkan beberapa perlakuan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku selama masa tanggap darurat Covid-19 diberlakukan oleh Pemerintah,” ujarnya.

SOP itu misalnya melakukan pemeriksaan kapal-kapal asing bekerja sama dengan instansi terkait (KKP) di jarak 2 mil dari pelabuhan atau dermaga tempat sandar kapal. “Jika telah dinyatakan clear and clean, barulah kapal bisa sandar,” jelasnya.

Antisipasi Corona Farid menambahkan, sejauh ini pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi penyebaran virus corona di seluruh pelabuhan kelolaan, di antaranya melakukan pengukuran suhu tubuh menggunakan thermal scanner, tak hanya kepada seluruh staf dan karyawan tetapi juga semua penumpang kapal.

Manajemen juga menyediakan hand sanitizer di beberapa area publik seperti terminal penumpang dan sudah menerapkan social distancing di terminal penumpang untuk menjaga jarak.

“Sejak Minggu (15/3), kami juga sudah melakukan penyemprotan dengan cairan disinfektan di beberapa fasilitas umum seperti tangga, garbarata, tempat duduk di terminal penumpang maupun area publik lainnya,” ujarnya.

Farid menegaskan, pihaknya selalu berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan Kementerian BUMN dengan melakukan pemantauan dan pelaporan terkait antisipasi wabah covid-19 di seluruh wilayah Pelindo IV melalui grup WhatsApp, teleconference maupun video conference dan mulai membatasi rapat yang menghimpun banyak orang.

“Bahkan sejak Senin (23/3), kami sudah menerapkan Work From Home (WFH) bagi semua staf dan karyawan. Bagi karyawan yang berusia di atas 50 tahun, sudah benar-benar diwajibkan untuk WFH. Serta menginstruksikan kepada seluruh staf dan karyawan untuk selalu menjaga kesehatan dengan berolahraga, serta senantiasa menerapkan pola hidup sehat,” tukasnya. (hlz/hlz)


Komentar