Senin, 21 September 2020 | 10:42 WIB

Visit our social media :
Home / Logistic / Freight/Cargo
Jumat, 18 September 2015 14:07
LOGISTIK

Kabut Asap Ganggu Bisnis Logistik

Hery Lazuardi
Sekjen ALFI M Akbar Djohan (repro)

JAKARTA - Bencana kabut asap yang melanda sebagian provinsi di Indonesia telah mengganggu aktivitas bisnis logistik dan transportasi seperti Riau, Sumatra Utara, Sumatra Selatan dan Jambi.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Logistik da Forwarder Indonesia (ALFI) M. Akbar Djohan mengatakan kerugian yang diderita pelaku usaha logistik anggota ALFI di kawasan yang terkena dampak kabut asap cukup signifikan.

ALFI sudah membuat kalkulasi kerugian yang diderita dari sisi pelaku usaha logistik yakni mencapai Rp300 juta per hari. "Kerugian mencapai Rp300 juta per hari dari sisi logistic provider," katanya kepada www.translogtoday.com hari ini.

Dia menjelaskan kerugian yang diderita pelaku usaha logistik masih relatif lebih kecil dibandingkan dengan kerugian yang diderita pada pemilik barang. "Pemilik barang kerugiannya mencapai Rp1 miliar per hari," tegasnya.

Akbar menambahkan kerugian yang diderita para pemilik barang tersebut terjadi karena adanya keterlambatan produksi atas barang-barang.

Kalau bencana asap tidak segera diatasi dan tiap tahun selalu berulang-ulang, bisnis logistik akan terus terganggu. "Kami harap, masalah bencana asap ini segera ada solusinya," tegasnya.

Sementara itu, pelaku usaha pelayaran di Riau mengakui bencana kabut asap belum mengganggu aktivitas pelayaran. "Kami hanya meningkatkan kehati-hatian dalam pelayaran," kata Mantan Ketua DPC Dumai Badaruzzaman. (hlz/hlz)


Komentar